Menu Tutup

BEKARANG IKAN, BPP JAMBI HIDUPKAN BUDAYA LOKAL

Muaro Jambi, Swarna – Sejak pagi hari para karyawan dan karyawati Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi sudah berkumpul di sekitar kolam ikan milik BPP Jambi. Mereka tengah menunggu pengarahan kegiatan “bekarang” (menangkap ikan). Jum’at, 04/10/2019.

Bekarang merupakan budaya lokal masyarakat Jambi untuk mengumpulkan ikan secara ramai-ramai dengan tangan maupun menggunakan alat. Tradisi ini sudah berlangsung lama dan turun temurun, biasanya bekarang ikan dilakukan di areal lubuk larangan. Dimana masyarakat dilarang untuk menangkap ikan, kemudian ketika hari perayaan tiba, barulah diperbolehkan menangkap ikan secara ramai-ramai.

Jika dahulu lubuk larangan hanya boleh dibuka oleh raja. Tapi sejalan beriringan waktu, tradisi menangkap ikan bisa dilakukan oleh pimpinan daerah setempat.

Melihat budaya positif ini, BPP Jambi pada Jum’at (4/10) juga melakukan bekarang. Para karyawan dan karyawati termasuk siswa magang ikut bergembira menangkap ikan di kolam milik BPP Jambi.

Ir. Lindung mengatakan bahwa tradisi seperti ini akan menjadi pengikat kebersamaan antar sesama pegawai BPP Jambi, dengan demikian semuanya menjadi satu dan bersatu menuju kemenangan.

“Balai kita punya akar budaya yang kuat dalam hal kebersamaan, oleh karena diharapkan semuanya terlibat dalam kegiatan ini, jangan ada yang berpangku tangan”, jelas Lindung.

“Bagi adek-adek magang silahkan berpartisipasi secara aktif, yang siswa bisa terjun ke kolam sedangkan para siswi bisa membantu ibu-ibu dalam membersihkan ikan yang telah di tangkap”, lanjutnya.

Ikan yang ditangkap sangat bervariasi, ada Bawal seberat 4 kg, Patin, Nila, dan jenis ikan lainnya. Hasil tangkapan itu dibersihkan untuk kemudian dimasak oleh karyawati BPP Jambi.

Penulis : Hendri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »