Menu Tutup

BALAI PELATIHAN PERTANIAN JAMBI KOMIT UNTUK TINGKATKAN KOMPETENSI PETANI GUNA MENDUKUNG EKSPOR KOPI

Sungai Penuh, Swarna – Usaha pemerintah kabupaten Kerinci dalam memfasilitasi petani kopi terbilang sangat serius. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan khusus dubes Belgia yang diwakili oleh sekretaris I Mr. Giullaume Gossens guna membangun jalur ekspor kopi ke Uni Eropa melalui pintu masuk negara Belgia. (13/10/2019)

Sebanyak 15,6 ton kopi arabika akan diekspor ke Belgia sebagai tanda momitmen kerjasama sekaligus memperingati 70 tahun hubungan bilateral kedua negara.

Adalah koperasi Barokah yang menjadi pioneer dalam mengembangkan kopi Kerinci beserta ratusan anggota petani kopi yang tergabung dalam koperasi telah memulai dengan serius pengembangan komoditas kopi di kabupaten Kerinci.

Sekretaris Dubes Mr. Giullaume Gossens dan Mr. Crist dari Belgia sedang melihat hasil kopi yang telah disortasi untuk di ekspor ke Belgia, 13/10/2019 [sumber foto : swarna]

Bupati kerinci Adirozal sangat bahagia dan bangga karena kopi Kerinci sedang naik daun. Berbagai even yang diikuti oleh petani kopi Kerinci selalu mendapat posisi terbaik. Adirozal berharap agar tidak hanya Belgia yang menjadi tujuan utama kopi Kerinci, tapi juga bisa masuk ke pasar Eropa.

“Kita sangat senang dan bangga, hasil kopi kita sedang naik daun, namun kita berharap kepada Mr.Giullaume agar juga membuka jalur kenegara Eropa lainya”, ungkap Bupati Kerinci tersebut.

“Kepada Mr.Giullaume kami ucapkan terima kasih karena telah menjadikan Kerinci sebagai daerah yang dijadikan lokasi perayaan 70 tahun ulang tahun hubungan diplomatik Indonesia – Belgia”, lanjutnya.

Terpisah, Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jambi yang hadir dalam rombongan kedubes Belgia di Kerinci secara khusus menyampaikan bahwa sebagai lembaga peningkatan sumberdaya manusia, Bapeltan Jambi akan mengoptimalkan perannya dalam peningkatkan kompetensi petani kopi sehingga kualitas kopi yang dihasilkan oleh petani betul-betul terjaga. Tujuannya agar barang ekspor semisal kopi yang masuk ke wilayah Eropa betul-betul sesuai standar.

“Sebagai lembaga pelatihan, kita komit untuk mendukung program pemerintah kabupaten Kerinci dalam mendorong ekspor komoditas kopi ke Belgia khususnya dan Uni Eropa umumnya, sehingga kita akan optimalkan peran peningkatan kompetensi petani maupun penyuluh yang ada di kabupaten Kerinci”, ucap Elly Sarnis saat berbincang dengan bupati dan sekda Kerinci.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini Bapeltan Jambi tengah merancang pelatihan berbasis vokasi untuk tanaman perkebunan yang salah satunya komoditas kopi.

Penulis : Hendri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »