BAPELTAN JAMBI RESMI MILIKI LABORATORIUM TANAH : DEDI NURSYAMSI BERPESAN AGAR ALAT-ALAT LABOR SEGERA DIFUNGSIKAN

BAPELTAN JAMBI RESMI MILIKI LABORATORIUM TANAH : DEDI NURSYAMSI BERPESAN AGAR ALAT-ALAT LABOR SEGERA DIFUNGSIKAN

Muaro Jambi, Swarna – Setelah pelantikannya sebagai kepala badan PPSDMP, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr didampingi oleh Kepala Puslattan, Eka Herissuparman mengunjungi wilayah kerja ke Provinsi Jambi, salah satunya Balai Pelatihan Pertanian Jambi (08/11/2019).

Selain memberikan arahan kepada peserta pelatihan IPDMIP dan karyawan Bapeltan Jambi, kepala badan juga berkesempatan mengunjungi berbagai Teaching Factory yang ada dan laboratorium yang didampingi oleh kepala Bapeltan Jambi Dr. Ir, Zahron Helmy, M.P dan para Kepala Seksi Elly Sarnis Pukesmawati, S.P., M.P, Purnadi, S.P., M.P, dan Nugroho Setyowibowo, S.Si., M.Biotech.

Bapeltan Jambi memiliki empat laboratorium yaitu Tanah, Hama dan Penyakit Tanaman, Kultur Jaringan, dan Pengolahan Hasil Pertanian.

Kepala Badan PPSDMP Prof. Dedi dan kepala Bapeltan Jambi Dr. Zahron Helmy saat prosesi peresmian labor tanah Bapeltan Jambi [sumber photo : desyaf]

“Basic pendidikannya adalah Ilmu Tanah. Jadi Kepala Badan akan melakukan penandatangan prasasti Lab Tanah yang kita punya. Dengan harapan melalui perbaikan tanah bermasalah dari hasil analisis Lab, maka dapat meningkatkan kesejateraan petani” kata Dr. Ir. Zahron Helmy, MP.
“Bapeltan Jambi akan mulai membangun pertanian dengan mengembangkan Laboratorium Tanah untuk kesejahteraan petani”, lanjut Dr. Zahron.

Saat berkunjung ke Laboratorium, kepala Badan PPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi meresmikan fungsi labor pertanian yang ada di Bapeltan Jambi.

Tim pengelola laboratorium tanah telah menyiapkan alat peraga yang tersedia, diantaranya PUTS, PUTK, PUTR, Perangkat Uji Pupuk, pH meter, Soiil Nutrient Analizer, ring sampel dan berbagai jenis bor tanah.

“PUTS, PUTK, PUTR, dan Perangkat Uji Pupuk merupakan produk dari Balai Penelitian Tanah yang pada saat itu saya sebagai Kepala Balai” tutur Ka Badan yang pernah menempuh pendidikan S2 di Jepang ini.
“Alat-alat yang sudah tersedia ini mohon dimanfaatkan dengan baik dan dijaga. Tolong buat proposal pengajuan alat yang dibutuhkan, tapi saya maunya yang lebih canggih, apalagi kita sekarang berada di revolusi industry 4.0” tambahnya.

Sebagai seorang Profesor di bidang Ilmu Tanah, “Beliau sangat ahli di bidangnya, memang basic pendidikan saya bukan ilmu tanah tapi saya bisa merasakan itu” kata Binsar Simatupang, S.P., M.P.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh tim lab tanah lainnya. “Beliau sangat menekuni bidangnya, ini terlihat jelas pada saat saya disuruh melakukan pengecekan tekstur tanah yang memang sengaja kita sediakan, beliau tidak khawatir tangannya kotor memegang tanah” ungkap salah satu tim pengelalo Lab Tanah yang juga merupakan Alumni Bidang Ilmu Tanah.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri penandatanganan prasasti peresmian laboratorium tanah Bapeltan Jambi sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang harus segera dikembangkan dengan tujuan meningkatkan kesejateraan petani melalui pemanfaatan tanah sesuai dengan fungsinya.

Penulis : Lilian Safitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *