KEGIATAN PEMUPUKAN KELAPA SAWIT TETAP BERJALAN DITENGAH PANDEMI COVID-19

KEGIATAN PEMUPUKAN KELAPA SAWIT TETAP BERJALAN DITENGAH PANDEMI COVID-19

Muaro Jambi, Swarna – Ditengah tengah pendemi covid 19 yang melanda hampir seluruh wilayah indonesia mengharuskan semua kegiatan yang berhubungan dengan pengumpulan orang ditunda atau dibatalkan dan pemberlakuan physical distancing untuk pencegahan penyebaran virus, Bapeltan Jambi masih bisa melaksanakan kegiatan positif untuk peningkatan produksi perkebunan salah satunya tanaman kelapa sawit. (06/04/2020)

Untuk  peningkatan imun tubuh manusia, salah satunya mengkonsumsi vitamin. Demikian juga pada tanaman juga membutuhkan vitamin dalam menjaga produksinya. Salah satu vitamin untuk tanaman yaitu pupuk yang berfungsi untuk meningkatkan produksinya yang dalam aplikasinya bisa menggunakan pupuk tunggal ataupun majemuk. Bapeltan jambi yang mempunyai lahan kelapa sawit sekitar 10 Ha mempunyai tanggung jawab menjaga kestabilan produksi kelapa sawit dengan melakukan pemupukan berimbang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hal ini ditujukan agar tanaman memberikan hasil secara maksimal.  Hal ini sesuai dengan arahan dari menteri agar produk-produk yang berhubungan dengan ekspor agar ditingkatkan produksinya melalui progam gratieks.

Pada pelaksanaannya pemupukan, dalam masa pencegahan covid 19 ini tetap mempertahankan protokol pencegahan covid 19 yaitu salah satunya physical distancing antara petugas pemupukan. Dengan physical distancing diharapkan tidak mengganggu aktivitas petugas dilapangan untuk melakukan pekerjaannya dalam membudidayakan kelapa sawit.

Kegiatan pemupukan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh Bapeltan Jambi dalam mengoptimalkan produksi kelapa sawit. Selain itu para petugas dilapangan berharap agar wabah Covid 19 ini segera berakhir agar pemasaran lebih maksimal dan kegiatan – kegiatan bertani kembali normal walaupun para petani dan petugas lapangan di bidang pertanian tidak pernah lelah untuk terus berproduksi dan tidak lemah dengan adanya virus ini.

Penulis : Wahyudi. N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *