KENALKAN PERANGKAT UJI TANAH PORTABLE, BAPELTAN JAMBI DUKUNG PETANI UNTUK PRODUKSI MAKSIMAL

KENALKAN PERANGKAT UJI TANAH PORTABLE, BAPELTAN JAMBI DUKUNG PETANI UNTUK PRODUKSI MAKSIMAL

Muaro Jambi, Swarna Laboratorium Tanah Balai Pelatihan Pertanian Jambi telah aktif semenjak diresmikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian November tahun lalu yang juga merupakan ahli tanah, Prof. Dedi Nursyamsi. (08/04/2020)

“Sebenarnya kita sudah bisa menggunakan alat portable seperti soil tester dan perangkat uji tanah portable lainnya seperti PUTS, PUTK, PUTR, dan PUP” jelas Lian, petugas Lab Tanah.

Kegiatan pengenalan alat laboratorium tanah ini untuk tahap awal ditujukan untuk petugas laboratorium dan THL yang bekerja dibagian pengolahan lahan ataupun budidaya tanaman. Peserta pada tahap awal ini dibatasi hanya beberapa orang saja.

“Ini sangat kita batasi mengingat adanya covid-19, kita harus tetap jaga jarak namun tidak berarti menghambat berbagi ilmu” Lanjutnya dengan harapan akan banyak karyawan dan THL yang memanfaatkan peluang ini untuk menambah pengetahuan tentang alat lab tanah.

Salah satu yang dikenalkan adalah perangkat uji pupuk (PUP) yaitu alat portable yang dikeluarkan oleh Badan Litbang Kementerian Pertanian. “Tujuan kita agar alat-alat ini bisa digunakan tidak hanya untuk pelatihan namun juga untuk aplikasi lapangan ketika akan membuka lahan, salah satunya alat ini” tambah calon widyaiswara bidang kimia dan kesuburan tanah ini.

Pengenalan alat ini laboratorium tanah ini dalam rangka menyiapkan petugas jika suatu saat nanti akan turun kelapangan untuk mendukung produktivitas petani dalam meningkatkan hasil pertaniannya. Dengan adanya alat-alat pengukur kesuburan tanah diharapkan kedepan para petani akan lebih kenal seberapa subur tanah mereka sehingga dosis pemupukan dapat berlangsung efisien.

Ada beberapa pelatihan yang akan dilakukan dalam mengenalkan alat lab tanah kepada publik ataupun peserta pelatihan nantinya. Diantaranya cara pengambilan sampel tanah yang benar di lapangan, penggunaan Perangkat Uji Tanah Portable, dan pengenalan abney level, GPS, dan Theodolit. “Mudah-mudahan ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan alat yang tersedia juga dapat digunakan secara maksimal” tutupnya.

Penulis: Lilian. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *