MESKI DALAM PANDEMI COVID-19, KEPALA BAPELTAN JAMBI TETAP PANTAU KARYAWAN MELALUI TELECONFERENCE

MESKI DALAM PANDEMI COVID-19, KEPALA BAPELTAN JAMBI TETAP PANTAU KARYAWAN MELALUI TELECONFERENCE

Muaro Jambi, Swarna – Dengan semakin meningkatnya jumlah pasien yang terjaangkit virus corona dari hari ke hari, tidak mengurangi kegiatan keseharian Balai Pelatihan Pertanian Jambi dalam menjalankan tugas sebagi salah satu unit Kerja Kementerian Pertanian. (30/03/2020)

Berdasarkan Surat Edaran (SE) baik dari pemerintah pusat dan daerah yang mengharuskan ASN dan Non ASN (honorer) untuk working from home (WFH) sampai waktu yang belum ditentukan, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi juga mengambil langkah cepat untuk menenerapkan WFH tersebut bagi karyawannya “Ini adalah bentuk antispasi kita” ungkap Dr. Zahron Helmi beberapa waktu lalu.

Semua kegiatan WFH dipantau melalui teleconference yang disambungkan langsung ke Gedung AOR milik Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Masing-masing karyawan diminta untuk berpartipasi dan saling mendukung untuk mendengarkan himbauan dan peringatan serta memantau pengumuman demi pengumuman.

“Banyak kegiatan kita yang tertunda karena adanya musibah Covid-19 ini. Berdasarkan arahan Menteri Pertanian terkait adanya program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang yang harus dilakukan walaupun WFH” kata Kapala Bapeltan dalam teleconferencenya.

Kegiatan jangka pendek yang dimaksud adalah perlunya mengumpulkan data buruh tani dan petani penggarap dengan tujuan untuk mendukung program Kostartani, data ini nantinya akan disamakan dan dicross check dengan data simluhtan ataupun BPS, “Perlunya teleconference dengan BPP yang mempunyai buruh tani dan petani untuk mendapatkan data by name dan by address” tambahnya.

Selain itu, ada program jangka menengah yang mempunyai waktu yang lebih panjang antara bulan Agustus 2020-2021 dengan tujuan utama adalah meningkatkan peluang ekspor dari komoditi strategis dengan mengoptimalkan P4S baik dari petani milenial baru maupun yang sudah ada. “Disinilah peran kita yaitu membuat pembelajaran melalui teleconference dan E-Learning yang nantinya adanya sinergitas antara penyelenggara pelatihan dengan program dan evaluasi serta widyaiswara” tutupnya.

Pesan terakhir yang disampaikan dalam arahan hari ini oleh Kepala Bapeltan Jambi yaitu tetap membangun jaringan kemitraan dengan melakukan korporasi yang nantinya melibatkan program kostratani. Selama teleconference turut hadir Kasi Program dan Evaluasi, Penyelenggaraan Pelatihan, Sub Bagian Tata Usaha, Widyaiswara, Calon Widyaiswara, dan tenaga lapangan.

Penulis : Lilian. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *