PENYULUH UJUNG TOMBAK PERUBAHAN, IPDMIP RESMI DIBUKA

PENYULUH UJUNG TOMBAK PERUBAHAN, IPDMIP RESMI DIBUKA

Muaro Jambi, Swarna – Kementerian Pertanian melalui Balai Pelatihan Pertanian Jambi menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran Bagi Penyuluh Pertanian Program Intergrated Participatory Development and Management of Irigation Program (IPDMIP).Pelatihan dilaksanakan selama 7 hari mulai 5 s.d 11 November 2019. Pelatihan Penyegaran Bagi Penyuluh Pertanian Program IPDMIP diikuti oleh 65 orang peserta yaitu penyuluh yang berasal dari 4 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lampung. (05/11/2019)

Pembukaan Pelatihan Peyegaran Penyuluh Pertanian Program IPDMIP ini dihadari para jajaran pejabat Stuktural yakni Kasi Program dan Evaluasi Purnadi, Kasubbag Tata Usaha Nugroho Setyowibowo, Kasi Penyelenggara Pelatihan, Elly Sarnis Pukesmawati, dan Widyaiswara.

Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi yang menjadi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Pemerintah pusat. IPDMIP dilaksanakan secara terintegrasi lintas sektor yang melibatkan Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan yang bekerjasama dengan masyarakat petani dan semua pihak yang terkait baik di dalam dan sekitar daerah Irigasi dengan mengedepankan pratisipasi stakeholders, dan dimaksudkan untuk mengembangkan inovasi yang didasarkan atas kebutuhan lapangan.

Peserta IPDMIP sedang mengikuti pembukaan kegiatan pelatihan [sumber photo : yudi]

Tujuan dari pelatihan penyegaran Bagi Penyuluh Pertanian Program IPDMIP yaitu meningkatkan keterampilan teknis dalam mendampingi petani dan lembaga petani di lapangan dalam penerapan inovasi teknologi dan pengembangan dan penguatan kapsitas petani dan lembaga , dalam penyediaan layanan saprodi dan permodalan melalui kelembagaan kegiatan yang dikembangkan, jelas Giyanto, SH selaku ketua panitia pelatihan saat menjelaskan laporan awal kegiatan, Selasa( 05/11/2019).

Pembukaan pelatihan secara resmi oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi Dr Zahron Helmy dalam sambutannya disampaikan, salah satu faktor penentu keberhasilan dalam bidang pertanian adalah penyuluh pertanian yang merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan pertanian. Beliau mengharapkan penyuluh pertanian yang mengikuti pelatihan ini mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian, dimana kedepan penyuluhan bukan lagi berorientasi pada proses, tapi berorientasi pada output, maka diperlukan penyuluh yang selalu berinovasi yang disebut sebagai penyuluh milenial yang siap menghadapi era 4.0 yang mana diperlukan optimis dan kesiapan tinggi ungkapnya.

Penulis : Puji Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *