BAPELTAN JAMBI LATIH WARGA BINAAN LAPAS KELAS II B MUARO JAMBI DI BIDANG BISNIS PETERNAKAN

BAPELTAN JAMBI LATIH WARGA BINAAN LAPAS KELAS II B MUARO JAMBI DI BIDANG BISNIS PETERNAKAN

Muaro Jambi, Swarna – Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi latih sekurangnya 30 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi terkait kewirausahaan bidang peternakan. (11/02/2020)

Kegiatan ini bertajuk Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Peternakan Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi yang bekerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Muaro Jambi serta Bapeltan Jambi bertempat di aula Lapas.

Pihak lapas oleh Kepala Lapas Susana Tri Agustin menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pelatihan seperti ini. Tentunya akan dapat menambah wawasan warga lapas dalam menyiapkan bekal ketika akan kembali menjadi warga masyarakat biasa nantinya.

Dijelaskan Susana bahwa pelatihan keterampilan ini disiapkan bagi warga lapas yang akan keluar dari Lapas, sehingga saat kembali, mereka sudah punya bekal keterampilan.

Sementara itu Bapeltan Jambi yang di wakili oleh Kasi penyelenggaraan pelatihan menjelaskan bahwa Bapeltan siap bekerjasama dengan pihak manapun dalam pengembangan sumber daya manusia. Ditambahkan Elly Sarnis bahwa saat ini Bapeltan Jambi sedang konsen melahirkan wirausaha-wirausaha milenial.

“Harapan kita kegiatan seperti ini bisa berlanjut karena di Bapeltan Jambi banyak paket pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan peserta sehingga nanti mampu menjadi bisnismen”, jelas Elly Sarnis.

Tentunya dengan adanya pelatihan ini akan menambah deretan wirsausahawan baru terutama dari kalangan ibu-ibu muda. Karena hampir sebagian besar peserta pelatihan bagi warga binaan ini masih berusia muda.

Kerjasama seperti ini akan semakin mempercepat target kementerian pertanian yang telah dicanangkan oleh menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) guna mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha milenial muda. Apalagi pelatihan ini sangat erat berkaitan dengan program SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri).

Sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus mengurangi angka pengangguran. Dan karena pelatihan ini ditujukan kepada warga binaan tentu saja akan berdampak pada pengurangan jumlah kriminalis khususnya di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Penulis : Tim Medsos Bapeltan Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *