BAPELTAN JAMBI TERUS BERKREASI MELALUI SISTEM PELATIHAN DARING, SIMPEL DAN EFEKTIF

BAPELTAN JAMBI TERUS BERKREASI MELALUI SISTEM PELATIHAN DARING, SIMPEL DAN EFEKTIF

Muaro  Jambi, Swarna – Bapeltan Jambi dalam menyikapi himbauan  pemerintah terkait pencegahan virus covid-19 adalah dengan melaksanakan sistem pembelajaran dirumah menggunakan sistem e-learning. Pada Selasa 07/04 Bapeltan Jambi tim e-learning mempersiapkan materi pembelajaran yang kreatif dan Inovatif. Pada Kesempatan ini dibuat lagi video pembelajaran pembuatan minuman Herbal alami untuk meningkatkan imun tubuh untuk mencegah covid-19. (08/04/2020)

Menurut  Kepala Bapeltan Jambi Zahron Helmy dalam proses Pembuatan video, tim e-learning dituntut untuk berkreasi supaya materi pembelajaran untuk peningkatan kompetensi tetap dapat diperoleh.

Desain pembelajaran harus dibuat sekreatif mungkin, lebih menarik, mudah dipahami, interaktif, mudah diakses dan mudah membantu peserta sehingga pertanian tetap bisa tanam dan berproduksi walaupun dalam kondisi wabah covid 19 ini”, ujar Zahron Helmy .

Fuadah Chusna selaku ketua tim e-learning Bapeltan Jambi menjelaskan  Bapeltan Jambi merupan salah satu UPT Pusat yang salah satu tugasnya adalah meningkatkan kompetensi aparatur dan non aparatur melalui pelatihan. Wilayah kerja Bapeltan  Jambi sangat luas yang mencakup 6 provinsi yaitu Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Aceh. Saat ini perkembangan teknologi di berbagai bidang sangat pesat sekali dan apabila dimanfaatkan dengan tepat akan mempunyai banyak keuntungan. Salah satu perkembangan teknologi yang bisa dimanfaatkan balai pelatihan adalah adanya e-learning. E-learning merupakan salah satu cara pengembangan kompetensi dalam bentuk pelatihan non klasikal tanpa ada batasan waktu dan tempat.

Bapeltan Jambi mau tidak mau harus sudah melakukan e-learning agar dapat menjangkau semua aparatur dan non aparatur yang ada di wilayah kerjanya. Untuk mengoptimalkan e-learning tersebut maka perlu dilakukan beberapa hal diantaranya : pengadaan sarana dan prasarana yang tepat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang teknologi dan kompetensinya, identifikasi kebutuhan pelatihan, identifikasi kemampuan sasaran dan identifikasi ketersediaan sarana di lokasi,” ungkap Widyaiswara Madya Bapeltan Jambi ini.

E – learning atau digital learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan perangkat digital sebagai sarana belajar mengajar. Seiring perkembangan teknologi yang berlangsung sangat pesat, E – learning menjadi media pembelajaran yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena materi yang ditawarkan begitu beragam dan jadwal belajar yang sangat fleksibel. Sistem belajar e – learning memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan sistem belajar offline diantaranya menghemat waktu belajar, Tenaga, dan Biaya akan lebih efektif.

 Kedepannya kegiatan pembuatan video e – learning akan dilakukan terus oleh Bapeltan Jambi  yang lebih difokuskan pada tanaman perkebunan diantaranya karet, kelapa  sawit, kopi dan kakao sesuai tugas fungsi dan arahan dari Pusat Pelatihan Kementerian Pertanian (Puslatan).

Penulis : Puji Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *