BAPELTAN JAMBI TERUS MENGEFEKTIFKAN AOR SEBAGAI MEDIA INTERAKSI PERTANIAN

BAPELTAN JAMBI TERUS MENGEFEKTIFKAN AOR  SEBAGAI MEDIA  INTERAKSI PERTANIAN

Muaro Jambi, Swarna – Menteri Pertanian Syahrul  Yasin Limpo atau akrab disapa SYL, berulang kali mengatakan  komitmennya untuk membangun pertanian modern, maju dan modern yang berbasis manajemen teknologi informasi yang kuat. Komitmen tersebut sudah mulai menampakkan hasil. Kementerian Pertanian (Kementan) sudah memiliki model percontohan Agriculture War Room (AWR) yang nantinya akan digunakan sebagai model untuk AWR di kantor pusat Kementan maupun Agriculture Operational Room (AOR) yang akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia. (11/03/2020)

Dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat secara tidak langsung mulai merubah paradigma dan berbagai aktifitas kehidupan, termasuk juga pada proses pelatihan pertanian.

Untuk mendukung hal tersebut, Bapeltan Jambi telah menyiapkan perangkat hardware dan software yang terintegrasi dengan gedung AOR, sebagai media interaksi untuk mendapatkan informasi pertanian, teknis pertanian  dan komoditas pertanian.

“Disini kita akan berkomunikasi rutin dengan pelaku pertanian dilapangan. Saat ini Bapeltan Jambi  sendiri sudah mempunyai jadwal rutin untuk melakukan koordinasi dengan kostratani pada beberapa kabupaten  melalui video conference. Kedepan AOR ini sebagai media interaksi dan diskusi,” jelas Zahron Helmy saat membuka pelatihan pembibitan hortikultura dan perkebunan di gedung AOR, 10/03.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan dialog bersama kostrada dan kostratani. Para peserta teleconference menyampaikan kondisi lapangan, seperti mengolah lahan, kegiatan panen, potensi yang ada disetiap wilayah.

Konstratani yang hadir pada kegiatan teleconference antara lain tim Kostrawil Provinsi Jambi (BPTP), Konstrada Kabupaten Bungo, Konstratani Depati VII,  Tabir Ulu, Air Hangat Timur, BBPP Kupang serta tim konstratani Bapeltan Jambi

Dalam teleconference salah satu peserta yaitu Konstratani Depati VII menjelaskan  kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh konstrataninya salah satunya pendistribusian  kartu tani dan tahap pendistribusian  ke petani  sudah 80 %,” ujar Jakes kepada kepala Bapeltan Jambi.

Kedepan pihak Bapeltan Jambi akan semakin mengintensifkan kegiatan telekonferen serta berencana membuat dialog interaktif bersama instansi pertanian yang ada di Provinsi Jambi dan di wilayah kerja Bapeltan Jambi di enam provinsi lainnya.

Penulis : Puji Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *