DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM KEMENTERIAN PERTANIAN, BAPELTAN JAMBI LAKUKAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG

DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM KEMENTERIAN PERTANIAN, BAPELTAN JAMBI LAKUKAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG

Aceh Tamiang, Swarna – Kegiatan identifikasi kebutuhan pelatihan merupakan salah satu rutinitas Bapeltan Jambi dalam meningkatkan kinerjanya sebagai penyelenggara pelatihan di Lingkup Kementerian Pertanian. Kegiatan identifikasi kebutuhan pelatihan sudah dimulai, kunjungan dilakukan ke Kabupaten Aceh Tamiang. (11/03/2020)

Dalam kunjungan ini hadir Kabid Penyuluhan dan Sapras. ikom dan Kasi Penyuluhan Azwanil Fachri dan Abdul Jabar dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Sekarang sedang kunjungan ke BPP Bandar Pusaka dan melihat sumber genetik jeruk lokal pamelo” kata Lisa Marianah selaku widyaiswara dari Bapeltan Jambi.

“Di BPP ini bisa menjadi contoh karena dilengkapi dengan berbagai koleksi tanaman mulai tanaman hortikultura sampai tanaman perkebunan” tambahnya yang juga ahli hama dan penyakit tanaman ini.

Berbicara mengenai jeruk pamelo (jeruk pamelo), jeruk ini bisa dibilang unik bila dibandingkan dengan jenis jeruk yang lain. Salah satu perbedaan yang mencolok antara jeruk pamelo dengan jeruk yang lain terlihat pada ukurannya dimana jauh lebih besar dibandingkan jeruk lainnya.

“Cita rasa dari jeruk pamelo ini pun bisa terbilang berbeda dengan jenis jeruk yang lain. Jeruk pamelo ini  memiliki rasa khas kombinasi manis, asam, dan sedikit pahit” Kata Paiman selaku Kepala BPP didampingi beberapa orang penyuluh pertanian.

Sebagian besar penduduk di Kabupaten Aceh Tamiang membudidayakan tanaman ini di pekarangan rumah dan sebagian kecil di perkebunan. Alasannya bahwa menanam jeruk pamelo di pekarangan rumah  tentunya  akan mempermudah dalam proses perawatan tanaman ini. 

Penulis: Lilian S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *