PANEN JAGUNG HIBRIDA BISI 226 CAPAI 5.4 TON PERHEKTAR, BAPELTAN JAMBI : SETIAP USAHA PASTI ADA HASILNYA

PANEN JAGUNG HIBRIDA BISI 226 CAPAI 5.4 TON PERHEKTAR, BAPELTAN JAMBI : SETIAP USAHA PASTI ADA HASILNYA

Bangko, Swarna – Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi memberikan apresiasi untuk kelompok Tani Karya Bakti yang terletak di Desa Pelakar Jaya Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin, dimana dapat menghasilkan 5.4 ton/ha berat kering jagung jenis Hibrida Bisi 226. (08/04/2020)

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bapeltan Jambi, “Setiap usaha pasti ada hasilnya, bersama kita bisa,” kata Dr. Zahron Helmy.

 “Kami panen pada lahan seluas 1 ha, kami memperoleh hasil sampai 5.4 ton/ha berat kering, hal ini tentunya merupakan keuntungan besar bagi kami” jelas salah satu anggota poktan Karya Bakti.

Jagung hibrida BISI 226 memang memiliki karakter tanaman yang lebih unggul dari varietas jagung lainnya. Selain sangat tahan bulai, tanaman jagung hibrida satu ini juga sangat kokoh dan batangnya besar, sehingga wajar kalau tongkol yang dihasilkannya ‘super’ besar dan hasil panennya juga lebih tinggi bahkan mencapai di atas 5 ton/ha/panen.

Informasi lain menyebutkan bahwa jagung jenis ini dapat dipanen walaupun usianya masih muda. Selain ukurannya yang besar dan seragam, bijinya juga bisa penuh hingga ujung tongkol (muput) dengan klobot yang menutup sempurna. “Rasanya juga lebih manis ditambah pemupukan yang juga rendah aplikasi” lanjutnya.

Namun, walaupun demikian tidak banyak literatur yang ditemukan berapa kemampuan jagung jenis ini untuk berproduksi maksimal. “Kita tidak tahu apakah ini karena adanya dukungan dari kondisi lingkungan atau memang jenis varietas yang tahan di kabupaten merangin” tutupnya saat dimintai informasi.

Penulis: Lilian S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *