PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN PETANI MILENIAL MELALUI KELEMBAGAAN P4S KE PROVINSI SUMATERA UTARA, BUKTI BAPELTAN JAMBI SIAP DUKUNG PROGRAM KEMENTAN

PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN PETANI MILENIAL MELALUI KELEMBAGAAN P4S KE PROVINSI SUMATERA UTARA, BUKTI BAPELTAN JAMBI SIAP DUKUNG PROGRAM KEMENTAN

Medan, Swarna – Penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani yang dinamis, berdaya saing dan modern menjadi target untuk mendongkrak kualitas SDM Pertanian.  Hal ini dikatakan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menargetkan jumlah pengusaha pertanian milenial dalam 5 tahun ke depan mencapai 2,5 juta orang.  Generasi milenial harus dilatih dan diajak untuk memajukan sektor pertanian karena generasi milenial merupakan generasi penerus bangsa (12/02/2020).

Selain itu, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dalam hal ini Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) terus mendorong penumbuhan pengusaha-pengusaha pertanian milenial khususnya melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S).

Kunjungan Kepala Seksi Program dan Evaluasi Balai Pelatihan Pertanian Jambi mengatakan pentingnya penguatan/pembinaan P4S untuk Provinsi Sumatera Utara. “Di samping itu juga perlu pengembangan petani milenial untuk mendukung program Bapak Menteri” ungkap Purnadi didampingi Widyaiswara Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Ir. Lindung dan Binsar Simatupang di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Dinas yang pada saat itu diwakilkan oleh Kepala Bidang Ketenagaan dan Kelembagaan menyatakan siap mendukung kegiatan ini, “Kami sangat mendukung program Menteri Pertanian dalam peningkatan SDM pertanian melalui peningkatan kompetensi petani milenial dalam berusahatani, termasuk yang telah tergabung di P4S” tutur Bahruddin Siregar.    

Tim koordinator dari Balai Pelatihan Pertanian Jambi juga mempunyai kesempatan untuk mengunjungi kelambagaan pertanian yang bergerak di Perkebunan Kopi dan Vanilli yang merupakan primadona Sumatera Utara. Dikatakan oleh Ketua DPD Asosiasi Kopi Indonesia untuk Sumatera Utara bahwa kelembagaan petani sudah lama didirikan, “Kelembagaan petani yang dikelola telah memiliki jaringan di semua kabupaten, selain itu usia petani masih muda sehingga pantas disematkan titel sebagai petani milenial” kata Roy Ginting.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPD Asosiasi Vanili Indonesia untuk Sumatera Utara bahwa peran pemerintah sangat mereka butuhkan untuk mengembangkan usahatani. “Dengan adanya Balai Pelatihan Pertanian Jambi, maka kami dapat memperoleh pembinaan managemen organisasi, teknis pertanian mulai dari persiapan lahan sampai pasca panen bahkan tata cara pemasaran hasil sampai ekspor keluar negeri yang telah dilakukan karena adanya sebagian dari kami yang telah mengikuti pelatihan langsung ke Jambi” ungkap Alwan Sinuraya.

Lebih lanjut kegiatan dan pembinaan, penguatan dan penumbuhan petani milenial dilakukan di P4S Kuala Namu dan P4S Bumi Lestari yang berada di Dusun Kampung Baru Desa Tarean Kecamatan Silindak Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

“Visi kami sebagai wadah yang mengedukasi secara efektif, efisien, mandiri dan berintegritas berbasis alam dan potensi lokal” cerita H. Edy Koesriadi selaku ketua.  P4S ini telah disertifikasi sebagai P4S Kelas Madya yang ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Balai Pelatihan Pertanian Jambi.

P4S Bumi Lestari juga memiliki produk pupuk organic dan pestisida nabati. “Bahan baku yang digunakan adalah urine kambing, sapi, kepiting, ekstrak buah-buahan, selain itu kami juga melakukan pembibitan tanaman asam gelugur, aren dan lada, lahan rawa untuk budidaya ikan, budidaya aren, dan Kelapa sawit dengan luas areal 180 ha” tambahnya.  

Selain itu, P4S Bumi Lestari telah berperan aktif sebagai kelembagaan petani yang melakukan kegiatan agribisnis serta proses pelatihan dan permagangan Mahasiswa dari berbagai Universitas di Sumatera Utara, antara lain Polbangtan Medan, UMSU, USU serta Petani dan Kelompok Tani secara berkesinambungan setiap tahun serta Kunjungan dari Dinas Pertanian Provinsi, Kabupaten dan Kota Medan.

Penulis : Lilian. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *