TERKAIT KONDISI TERKINI, KAPUSLATAN BERIKAN ARAHAN KEPADA UPT PELATIHAN

TERKAIT KONDISI TERKINI, KAPUSLATAN BERIKAN ARAHAN KEPADA UPT PELATIHAN

Muaro Jambi, Swarna – Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Bustanul Arifin Cahya melakukan teleconference bersama dengan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Daerah beserta Kabid/Kasi Program pada Jumat 09/04. Hal ini dilakukan setelah Kapuslatan melakukan rapat terbatas dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terkait kondisi yang terjadi pada saat sekarang ini. (10/04/2020)

Ada 2 fokus arahan dari Kapuslatan. Pertama, tentang penghematan anggaran, Bustanul mengatakan telah mempersiapkan simulasi penghematan anggaran sehingga diminta kepada seluruh UPT agar segera menyusun revisi Dipa dan POK.

“Penghematan anggaran ini konsekuensi dari keuangan negara yang lagi sulit dan wabah Covid – 19 yang terus meningkat”, ujar Kapuslatan. Selain itu menurut Bustanul pelatihan konvensional jangan dulu dilakukan karena diperkirakan Covid – 19 ini selesai di bulan Juli. Sementara pelatihan yang dilakukan saat ini disarankan dalam bentuk pertemuan atau perkumpulan hanya berjumlah maksimal 5 orang.  

Kemudian yang kedua, adalah tentang pemberitaan. Dalam arahannya kepala BPPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan agar semua komponen menyampaikan kepada publik tentang kegiatan petani dan penyuluh dilapangan. Terutama tentang kegiatan panen, ketersediaan stok pangan, dan kegiatan yang berhubungan dengan ekspor produk pertanian. “Tiga isu ini harus menjadi perhatian semua UPT,” terang Dedi.

Tujuan dari penderasan berita ini adalah untuk menjaga dan memastikan bahwa pertanian tidak berhenti dan tidak boleh berhenti. Karena ada tanggungjawab yang lebih besar, khususnya dipundak kementerian pertanian yakni menjaga ketersediaan pangan sekitar 268 juta jiwa rakyat Indonesia.

Menanggapi hal tersebut diatas, Bapeltan Jambi langsung bergerak cepat dengan melakukan langkah – langkah konkrit melalui pertemuan kepala balai dan pejabat struktural lainnya. Sejalan dengan pernyataan Menteri Pertanian, dimana saat ini kekompakan dan sinergi sangat diperlukan antar sektor. “Saat ini sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid – 19, kuncinya adalah kekompakan dan sinergi. Insya Allah dengan dengan bekerjasama persoalan yang berat bisa dipecahkan. Melalui pertanian, mari kita selamatkan bangsa,” ungkap Mentan SYL beberapa waktu yang lalu.

Penulis : Wahyudi. N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *