TRANSFORMASI PERTANIAN MENUJU ERA MODERN INDUSTRI 4.0

TRANSFORMASI PERTANIAN MENUJU ERA MODERN INDUSTRI 4.0

Pertanian Era Industri 4.0
Penulis : Desyaf Putra, Editor : Swarna

Pekanbaru, Swarna – Perkembangan teknologi yang begitu cepat juga berdampak ke sektor Pertanian. Dengan banyaknya peralatan canggih yang bisa membantu proses penanaman, pembibitan, penyemaian, pemupukan, penyiraman sampai cara-cara bertanam yang membuat proses panen lebih cepat.

Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr dalam sambutan nya dalam kegiatan Rembuk Utama KTNA di Pekanbaru Riau baru-baru ini menyatakan sudah saat nya kita beralih atau bertranformasi dari Pertanian Tradisional ke Pertanian Moderen dalam pertanian era industri 4.0.

Kepala Badan PPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi dalam rembuk KTNA di Pekanbaru

Kenapa harus bertransformasi, karena pertanian tradisional tidak efisien, produktifitasnya rendah, termasuk membakar lahan saat akan menanam itu membuat dampak negatif terhadap lingkungan yang luar biasa. Seperti kabut asap yang terjadi dibeberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Berimplikasi ke semua hal mulai dari kesehatan yang menurun, berdampak sosial ekonomi dan politik.

Dalam kegiatan ini juga ditampilkan bentuk-bentuk inovasi pertanian di era industri 4.0 karya anak bangsa seperti Robot Tanam Padi, Drone Pupuk, Biodiesel B-100 dan Integrasi Sapi-Sawit. Sejalan dengan hal tersebut Balai Pelatihan Pertanian Jambi telah melaksanakan Pelatihan Teknis Tematik Kelapa Sawit Integrasi dengan Ternak dimulai tanggal 27 s.d 29 September 2019. Integrasi sawit dengan peternakan sapi dapat menghasilkan dampak positif yaitu potensi lahan perkebunan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak sapi potong.

Penulis : Desyaf Putra

Editor : Tim Swarna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *